Catching Fire
Catching Fire

Kamis, 06 Desember 2018


TUGAS MAKALAH SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM
“GERAKAN ANTIIMPERALISME JAMALUDDIN AL AFGANI”
  


DISUSUN OLEH:
NAMA KELOMPOK 3

AGUNG PRAYOGI
AHMAR BAYADH
DEVI NURMALASARI
HASBIE FARIZI
SALSABILA AKBAR
RIZKA FADHILAH


MADRASAH ALIYAH NEGERI LUBUK PAKAM
TA.2015.2016    




KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb
          Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat allah swt. Yang telah memberikan kekuatan dan keteguhan hati kepada kami untuk menyesaikan makalah ini . Sholawat beserta salam semoga senantiasa tercurah limpahan kepada nabi Muhammad saw . yang menjadi tauladan para umat manusia yang merindukan keindahan syurga .
          Kami menulis makalah ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui ilmu tentang sejarah kebudyaan islam yang lebih tepat ,dan menjadi sasaran adalah tentang gerakan antiimperialisme jamaluddin al afghani .selain bertujuan untuk memenuhi tugas , tujuan penulis selanjutnya untuk mengetahui lebih mendalam tentang jamaluddin al afghani dan perananya dalam islam .
          Dalam menyelesaikan makalah ini , penulis banyak mengalami kesulitan , terutama di sebabkan kurangnya ilmu pengetahuan . Namun , berkat kerjasama yang solid dan kesungguhan dalam menyelesaikan makalah ini , akhirnya dapat diselesaikan dengan baik.
          Kami menyadari , sebagai seorang pelajar yang pengetahuannya tidak seberapa yang masih perlu belajar dalam penulisan makalah ,bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan . Oleh karena  itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang positif demi terciptanya makalah yang lebih baik lagi, serta berdaya guna di masa yang akan datang .
          Besar harapan , mudah-mudahan makalah yang sangat sederhana ini dapat bermanfaat dan maslahat bagi semua orang .
Wasalamu’alaikum Wr. Wb

Penyusun

Kelompok 3

A. Gerakan Antiimperialisme Jamaluddin al-Afgani.
    
 Jamaluddin al-Afgani merupakan salah satu pembaru Islam yang sangat terkenal. Ia sangat gigih memperjuangkan Islam meskipun menghadapi rintangan yang mengakibatkan kematiannya.
1.     Sejarah singkat Jamaluddin al-Afgani
Jamaluddin al-Afgani nama aslinya Muhammad Ibnu Safdar al-Husainy. Ia lahir pada tahun 1838M di kota Asadabad,kawasan distrik kabul, bagian timur Af-ghanistan. Ia wafat pada tahun 1987 M di Iran dalam status tahanan politik.
Sejak kecil, ia sudah belajar membaca Al-quran, bahasa arab, persia,ilmu tafsir,ilmu hadis,tasawuf,dan filsafat. Ia juga pernah menuntut ilmu ke Iran dan Irak, pusat perguruan Syiah. Selama beberapa tahun, ia menjadi murid seorang sarjana Syiah bernama Murtada an-Nasary.
Pada usia 20 tahun,Jamaluddin al-Afgani menjadi pembantu pangeran Muhammad Khan di Afghanistan. Pada tahun 1864M, ia menjadi penasihat Sher Ali Khan. Kemudian, ia diangkat menjadi perdana menteri pada masa pemerintahan Muhammad ‘Azham Khan berkat kecerdasan dan kepribadiannya yang menarik. Karena  inggris telah mencampuri soal politik dalam negeri di Afghanistan , ia meninggalkan tanah tempat kelahirannya dan pergi ke India di tahun 1869.Di india ia juga merasa tidak bebas bergerak karena negara ini telah jatuh ke bawah kekuasaan Inggris .Lalu jamaluddin memutuskan untuk berpindah lagi yaitu ke negara Mesir di tahun 1871 . 
   Jamaluddin al-Afgani banyak memperoleh pengalaman selama mengembara ke berbagai negara, seperti ke India dan Mesir. Ia juga pernah menjadi dosen kaum intelektual di Universitas Al-Azhar Mesir. Di antara muridnya yang cukup terkenal adalah Muhammad Abduh dan Saad Zaglul.



2.Peranan Jamaluddin al-Afgani di Bidang Politik

Di kalangan umat islam, Jamaluddin al-Afgani lebih dikenal sebagai pemimpin pergerakan dan politik dari pada sebagai pemikir reformis dan modernisasi dalam islam. Gerakan kesadaran yang dimulainya mengandung watak intelektual, budaya ,sosial, politik dan keagamaan. Jamaluddin al-Afgani berkeinginan tinggi bahwa pada suatu saat umat islam  mampu membuka jalan dan dapat membendung serta mengatasi pengaruh negatif dari barat . Oleh sebab itu , ia memilih jalan hidupnya sebagai politikus.

Jamaluddin al-afgani
1838 Lahir di Asadabad, Iran
1857  Tinggal di India
1864 Menjadi penasihat penguasa Afganistan
1869 Kembali ke India
1871 Menetap di Mesir
1876 Terjun ke dunia politik
1879 Membentuk partai Hizb al-Watan
1879 Keluar dari mesir dan pindah ke perancis
1883 Mendirikan ‘Urwatul Wusqa bersama Muhammad Abduh
1889 Diundang untuk ke Persia
1892 Pergi ke Istanbul
1897 Wafat di Istanbul, Turki(9 Maret )

Keterlibatannya dalam politik, memudahkan Jamaluddin untuk membangun hubungan akrab dengan beberapa pemimpin negara Islam dan Non islam. Kesempatan baik ini digunakan oleh Jamaluddin untuk menyebarkan dan memperkenalkan pikiran dan ide-ide perjuangannya. Maksudnya mencari dukungan orang-orang yang sepaham dan simpati.Jamaluddin al afghani adalah orang pertama yang menyadari sepenuhnya akan dominasi barat dan bahayanya .oleh karena itu,ia mengabdikan dirinya dan melakukan usaha usaha yang teliti untuk pertahanan .Umat islam menurutnya harus meninggalkan perselsihan –perselisihan yang ada di dunia dan berjuang menegakan hukum islam .Akan tetapi ,ia juga berusaha membangkitkan semangat lokal dan nasional negeri-negeri islam oleh karena itu jamaluddin al afghani di kenal.sebagai bapak Pan islamisme.
Menurut Harun Nasution, aktifitas-aktifitas politik Jamaluddin al-Afgani sebenarnya didasarkan pada ide-idenya tentang pembaruan pemikiran dalam islam. Aktifitas politiknya timbul sebagai implikasi dari aktivitas pembaruan pemikirannya dalam islam.
Murtada Mutahari, pemikir kontemporer dari Iran, mengatakan bahwa politik Jamaluddin al-Afgani adalah sebagai berikut:
a.      Mengadakan perjuangan melawan absolutisme pemerintah
   Jamaluddin al-Afgani berpendapat bahwa suksesnya langkah tersebut sangat ditentukan peran aktif umat Islam dan kesadaran terhadap hak-hak mereka yang diinjak-injak para penguasa (barat). Tugas awal yang harus dilakukan adalah mengukuhkan keyakinan bahwa perjuangan politik merupakan kewajiban agama dan panggilan suci. Tugas ini menegaskan perlunya penekanan hubungan antara agama dan politik. Dalam Islam, hubungan antara agama dan politik bagaikan dua sisi mata uang yang tidak mungkin dipisahkan.
b.     Mengejar ketertinggalan umat Islam dalam bidang pengetahuan, sains,dan teknologi modren
   Langkah ini diambil Jamaluddin al-Afgani dengan cara mendirikan sekolah atau perguruan tinggi dan membentuk masyarakat ilmiah.
c.      Mengembalikan pemahaman umat Islam terhadap ajaran-ajaran sumber aslinya
   Jamaluddin al-Afgani memasukkan langkah ini agar umat Islam kembali pada Al-quran,sunah, dan keteladanan para sahabat pada permulaan islam. Dengan demikian, praktik korupsi dan manipulasi dapat dihilangkan.
d.     Berjuang melawan kolonialisme asing(Barat)
   Langkah ini berdasarkan pada realita bahwa negara-negara Barat terlalu campur tangan terhadap urusan-urusan politik negara-negara Islam. Negara-negara Barat secara eksploitatif telah menjajah umat Islam, khususnya dibidang ekonomi. Mereka mengeruk sumber-sumber kekuatan dan kekayaan ekonomi negara Islam. Bahkan,mereka memasukkan unsur-unsur kultur Barat ke dalam kultur kaum muslimin. Menghadap kenyataan ini, Jamaluddin al-Afgani membakar semangat untuk mengenyahkan penjajahan Barat meskipun dimusuhi penguasa Barat. Akibatnya, ia terpaksa harus berpindah-pindah dari Mesir ke India,Iran,Hijaz,Yaman,Turki,Rusia,Jerman,Perancis,dan Inggris.
e.      Membangkitkan slogan persatuan Islam
   Jamaluddin al-Afgani mementingkan langkah ini bagi umat Islam walaupun mereka berbeda mazhab atau aliran. Ia tidak suka dengan istilah Sunni,Syi’ah,atau fanatisme pada sekte tertentu. Jamaluddin al-Afgani sangat gigih memperjuangkan penolakannya terhadap paham sektarianisme dan nasionalisme menurut konsep Barat. Kedua paham ini terbukti merongrong ajaran dasar Islam.oleh karena itu, ia berusaha mempersatukan dengan satu tali pengikat yaitu agama Islam (Pan-Islamisme)        

Kesimpulan

Jamaluddin al afghani nama aslinya adalah Muhammad ibnu safdar al-husainy.Ia lahir pada tahun 1838M dikota Asadabad,kawasan distrik Kabul ,bagian timur Afghanistan.
Dikalangan umat islam Jamaluddin lebih dikenal sebagai pemimpin pergerakan dan politik islam .Gerakan pembaruan jamaluddin al afghani adalah gagasan Pan islamisme(persatuan umat islam sedunia )

2 komentar:

  1. Makalahnya tidak sesuai format yang seharusnya. Semoga kedepannya dapat lebih baik yaa... terus diperbanyak contentnya yang bisa bermanfaat untuk kita semua

    BalasHapus

Dosa Salah itu diriku atas merah itulah warna Ku Berharap mematikan ragaku Dan merusak jiwaku Kau lilitkan pandanganku Kau ca...