Nama: Agung Prayogi
Kelas : XI IPA 1
Mata Pelajaran : Akidah akhlak
No
|
Nama-nama
aliran
|
Tokoh
dan pemimpin
|
Alasan muncul
|
Dasar pemikiran
|
Alasan peringkas
|
1
|
khawarij
|
1.
Nafi bin al-Azraq
2.
Zyad al-Asfar
3.
Abi Baihas al-Haisham bin sabir
4.
Najdah bin Atiyah
5.
Abdullah bin Ibadah al-Murri
6.
Abdullah bin wahhab ar-rasyid
7.
Urwah bin hudair
8.
Mustarid bin sa’ad
9.
Ahusarah al-asadi
10. Quraib bin
maruah
11. Abdullah bin
basyir
12. Najdah bin amir
al-hanafi
|
Khawarij
berarti orang-orang yang keluar, artinya orang-orang yang keluar dari
kelompok Ali bin Abi thalib ketika perang siffin melawan muawiyah. Muawiyah
adalah kelompok yang membangkang dan menentang pemerintah Ali, awal adalah
orang-orang dari kelompok yang sanagt setia mendukung pemerintahan Ali bin
ABI Thalib, kemudian berubah menentang Ali karea tidak puas atas keputusan
Ali menghentikan perang dengan muawiyah, sedangkan saat itu perang hampir
dimenangkan oleh pasukan ali, mereka kemudian memperotes kebijakan ali
tersebut dan menyatakann keluar dari pasukan ali.
|
A.
Setiap umat muhamad yang terus-menerus
melakukan dosa besar hingga matinya belum melakuakn tobat, maka dihukum kafir
serta kekal dineraka.
B.
Memebolehkan tidak mematuhi aturan-aturan
negar, bila kepala negara tersebut khianat dan zalim.
C.
Ada faham bahwa amal saleh merupakan bagian
esensial dari iman, oleh karena itu para pelaku dosa besar tidak bisa lagi disebut muslim.
D.
Keimanan itu tidak diperlukan jika masyarakat
dapat menyelesaikan masalahnya sendiri
|
Menurut
saya aliran khawarij ini tidak bisa kita adaptasikan dalam kehidupan
sehari-hari karena pengertian dari lairan khawarij ini ajaran pokokny adalah
kaum muslimin yang berbuat dosa besar adalah kafir, menurut devi, yang
mengetahui seberapa dosa kita
sempurna.itu adalah Allah bukan manusia, dan yang menentukan kafir
atau tidaknya adalah Allah Swt karna hanay dia lah sang maha agung dan mah
|
2
|
Syiah
|
Setelah
terbunuhnya khalifah ketiga utsman bin affwan ra, oleh kaum pemberontka
khawarij dan golongan-golongan umat terbagi menjadi golongan jumhur
(mayoritas) khawarij yang menginginkan agam sekstrim, dan syiah ali bin abi
thalib ra. Dan muawiyah bin abu suffyan.
|
A.
Keyakinan bahwa imam sesudah rasullah saw
adalah ali bin abi thalib sesuai dengan sabda nabi saw karna itu para
khalifah dituduh merampok kepemimpinandari tangan ali bin abi tahlib
B.
Keyakinan bahwa imam mereka maksum (terjaga
dari salah dan dosa)
C.
Keyakinanbahwa ali bin abi thalib dan pra imam
akan kembali setelah hari kiamat untuk memebalas dendam
D.
Keyakiann bahwa ali bin abi thalib dan pra imam
menegtahui rahasi gaoib
E.
Keyakian tentang ketuhanann ali bin abi tahalib
yang dideklarasikan oleh para pengikut abdullah bin sabba
F.
Keyakinan mengutamakan ali bin abi thalib atas
abu bakar dan umar bin khatab,padahal ali mengambil tindakan hukum atas
kebohongan tersebut.
G.
Keyakinan mencaci maki para sahabat atau sebagian seperti utsman
bin affan
H.
Pada abad kedua hijriah perkembnagan keyakinan
syaih semakin menjadi-jadi
|
Syiah
adlah golongan atau kaum yang selalu memuji secara berlebihan terhadap ali
bin abi thalib, karna mereka berangggapan bahwa ali pantas menggantikan nabi
muhammat saw, menurut sayaaliran ini menyeleweng, yang seharusnya di sanjung
dan di puji itu adalah Allah Swt bukan ali, karna ali bin abi thalib adalah
seorang hamba Allah,
|
|
3
|
jabariyah
|
A.
Jaham bin safwan
B.
Ja’du bin dirham
C.
Iban ibnu sam’an
D.
Thalut ibnu sham
E.
Al-ja’du’
|
Aliran jabariyah diduga telah ada telah ada sejak sebelum agama
islam masuk ke masyarakat arab, kehidupan bangs aarab yang diliputi oleh
gurun pasir telahh memeberi pengeruh besar kedalam cara hidup mereka,aliran
jabariyah ini selanjutnya mengembangkan pahamnya sesuai dengan perkembangan
masyarakat
|
1.
Manusia tidak mempunyai daya upaya, tidak ada
ikhtiar dan kasab bagi manusia sebeb telah ditentukan oleh tuhan.
2.
Semua perbuatan manusia adalah majbur
(terpaksa)yang berada diluar kemampuan manusianya,
3.
Sekalian yang terjadi pada alam ini pada
hakikatnya dijadikan tuhan
4.
Iman itu cukup kalau sudah mengikuti dalam hati
saja walaupun tidak di ikrarkan dengn lisan.
5.
Qudrat dan iradat adalah sebagi alat yang sudah
dibekukan yang sudah dicabut kekuasaannya.
6.
Kebijakan dan kejahatan yang diperbuat oleh
manusia adalah merupakan paksaan tuhan berkala lalu Allah membalas dengan
nikmat dan sikasaan.
7.
Pahala bukan sebagai balasan tasa kebaikan dan
siksaan bukan balasan atas kejahatan manusia sebab manusia tidak berhak menerima
balasan dan ganjaran dari apa yang telah dikerjakannya.
8.
Al-Qur’an itu makhluk yaang diciptakan oleh
Allah.
9.
Keadaaan Allah itu tidak boleh disifati dengan
sifat-sifat yang bisa difati dengan makhluknya.
10. Surga dan
neraka itu fana.
11. Orang yang
telah beriman kemudian mengingkari dengan lisannya, maka ia tidak menjadi
kafir atas keingkarannya itu.
|
Saya
tidak setuju dengan aliran ini karna, aliran ini berpendapat bahwa manuasia
hanyalah wayang dan yang mengambil alih diri manusia adalah dalangnya yaitu
Allah, kalau hal itu terjadi dimasa sekarang tak ada kebaikan atau berusaha
atas nikmat yang diberi tuhan pada kita, padahal Allah telah berjanji tak ada
yang mengubah kaum seseorang kecuali kaum itu mengubahnya.
|
4
|
Qadariyah
|
1.
Ma’bad al-juhani
2.
Gailan ad-dimasyqi
3.
Al-hajjaj
|
A.
Masyarakat arab yang cenderung fatalis,
kehidupan yang serba sulit, faktor alam yang tidak mendukung untuk lepas dari
faham tersebut, agama islam yang dianut oleh merek ajustru menjadikan mereka
bertambah dalam kefaham ke fatalis tersebut, Allah Swt telah menetkan nasib
manusia terlebih dahulu, dalam perbuatannya, manusia hanya bertindak menurut
nasib yang ditentukan sejak zaman azali. Ada sunatllah yang hadir dalam
setiap detak dan detik denyut kehidupan semesta ini. Dan manusia hanay
bertindak menurut nasib yang telah ditentukan.
B.
Secara politis, pemerintah yang berkuasa ketika
itu, bani umayyah, menganut dan menekankan faham fatalis, serta menjadikannya
legitimas kekuasaan yang di pegang .
|
1.
Al-Qur’an surah Al-Khaf /18 ayat 29
“barang siapa yang
menghendaki (beriman), dan barng siapa
menghendaki (kafir), biarlah dia kafir.
2.
Dasar lainnya adalah firman ALLAH SWT dalam
surah Ar-Ra’d ayat 11 sebagai berikut “sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum
mereka mengubah keadaan mereka sendiri. (Q.S Ra’d/ 13 : 11)
|
Menurut
devi aliran ini aliran yang benar dan boleh diadabtasikan pada kehidupan
sehari-hari, karna aliran ini berpendapat bahwa perbuatan manusia tidak
dietentukan oleh tuhan melainkan kerja keras manusia itu sendiri dan Allah
lah yang memeberi daya pada makhluk hidup,
|
5
|
Asy
aryah
|
1)
Abu hasan al Asy’ari
2)
Hasan mansur al maturidi
3)
Al baqilany
4)
Al juwainy
5)
Al ghazali
6)
Al sanusi
|
Nama
lain dari asy aryah adalah aliran ahlus sunnah wal jamaah yang artinya
menganut sunnag nabi saw, sedangkan perkatan-perkataa sunnah sendiri di
pendekkan menjadi sunni. Aliran ini muncul sebagai reaksi paham muktazilah
yang dianggap meneyewang oleh umat islam. Aliran asy aryah diberi nama itu
dikarenakan nisabah dari nama pendirinya yaitu . Abu hasaan Al-asy’ari yang
merupkan keturunan dari Abu musa al-asy’ari
|
a)
Tentang sifat Allah
b)
Tentang kedudukan Al-Qur’an
c)
Tentang melihat Allah di akhirat
d)
Tentang perbuatan manusia
e)
Tentang Antropomorfisme
f)
Tentang dosa besar
g)
Tentang keadilan
|
Menurut
devi aliran ini bagus dan devi juga
belum paham dengan aliran ini, karna penjelasan yang singkat dan pemahaman
devi dari makalah ini juga belum jelas, tetapi aliran ini beranggapan bahwa
perbuatan manusia ditentukan oleh Allah padahal sebelumnya Allah sudah
menegaskan, tidak akan berubah nasib seseorang jika seseorang tersebut tidak
mengubah nasibnya..
|
6
|
Mu’tazila
|
1)
Wasil bin ‘Ata al-gazzal
2)
Abu al-husni al-allaf
3)
Ibrahim bin sayyar an-nazzam
4)
Mu’amar bin abad as-sulmay
5)
Bisyr bin al-mu’tamir
6)
Jahir amir bin bahr
|
Lahir
pada masa pemerintahan bani umayyah, istilah mu’tazila ini berasal dari kata
azala, artinya berpisah. Aliran
mu’tazila disebab kan oleh keluarnya seseorang yang bernaman washil bin atha’
dari kajian yang di lakuakn gurunya yang bernama hasanbasri. Topik yang di
bucarakan dalam kajian tersebut adalah memebicarakan tetnag mutakibil
kabirah, yaitu orang yang melakukan dosa bear menurut wasil orang yang
berdosa besar itu adalah orang yang fasik, bukan orang yang mukmin dan bukan
pula oarang yang kafir. Di akhirat kelak, mereka ditempatkan bukan di surga
dan bukan pula di neraka, tetapi ditempat diantara di surga dan di neraka
|
a)
Masalah ketetapan akal
b)
Masalah tauhid
c)
Masalah al-adl (keadilan)
d)
Masalah perbuatan dosa besar
e)
Masalah amar makruf nahi mungkar
|
Menurut
devi aliran ini tak sejalan dengan ajaran islam, mungkin ada yang sejalan,
karna aliran ini mengatakan bahwa orang yang berdosa besar adalah kafir dan
ditempatrkan antara surga dan neraka, tapi Allah sudah memeberikan gamabran
dengan hasil perbuatan kita dan ditempatkan sesuai dengan baik buruk nya
perbuatan kita sendiri, dan orang yang kafir itu hanay Allah lah yang berhak
mengatakan orang itu kafir atau tidak, sebab manusia hanya bisa menilai bukan
menetapkan.
|
7
|
murjiah
|
1)
Jaham bin sofwan
2)
Abu hasan al-salih
3)
Mudatil bin sulaiman
4)
Yunus al-samari
|
Aliran
ini muncul sejak terjadinya ketegangan politik di akhir masa ke khalifahan
utsman bin affan, kelompok ini adalah kelompok yang tidak ikut campur dalam
perselisihan politik antara para pendukung ali dan para penuntut bela
kematian utsman. Mereka memilih bersikap “irja”, yakni menunda putusan
tentang siapa yang bersalah, menurut mereka biarlah Allah sendiri yang
memeutuskan siapa yang bersalah dalam perselisihan tersebut.
|
a)
Orang mikmin yang melakukan dosa besar tetap
masih mukmin dan tidak berubah menjadi kafir.
b)
Para pelaku dosa besar juga berharap agar mau
bertobat dan berharap pula tobatnya diterima Allah Swt.
c)
Siapa saja yang meyakini keesaan Allah dan
kerasulan Muhammad Saw. Adalah orang beriman walaupun selalu melakukan
perbuatan buruk.
|
Menurut
devi aliran ini bagus, tetapi kalu kita terlalu berharap tapi tidak berusaha
dan berdoa itu sama aja, karna Allah suka dengan hamba nya hamba nya yang
suka berharap pada nya, dan selalu meminta kepadanya, tetapi bagi devi kalau
kita mau berharap kita harus berusaha dan doa sebab usaha dan doa yang ber
iringan akan menjadi baik, insya allah, maka dari itu berharaplah sambil kita
usahakan
|
8
|
maturidiyah
|
Golongan
ini terpecah menjadi dua golongan
A.
Golongan maturidiyah samarkhan, tokohnya Abu
mansur al-maturidy
B.
Golongan maturidiyah bukhara, tokohnya
Al-bazdawi.
|
Aliran
maturidiyah didirikan oleh muhammad bin muhammad abu mansur, ia dilahirkan di
maturid, sebuah kota kecil di daerah samarkhand (termasuk daerah uzbekistan).
Al
maturidy mendasarkan pemikirannya dalam soal-soal kepercayaan kepada
pikiran-pikiran imam abu hanafih yang tercantum dalam kitabnya al fiqh al
akbar dan al-fiqh al-absath serta memberikan ulasan-ulasannya terhadap kedua
kitab-kitab tersebut, al-maturdy menunggalkan menunggalkan karangan-karangan
yang banyak dan sebagian besar dalam lapangan ilmu tauhid.
|
a)
Dalil perlawanan arad, dalil ini menyatakan
bahwa alam ini tidak akan mungkin kadim karena di dalamnya terdapat keadaan
yang berlawanan, seperti diam dan gerak,baik dan buruk.
b)
Dalil terbatas dan tidak terbatas. Dalil ini
menyatakan bahwa alam ini terbatas pihak yang terbatas adalah baru
c)
Dalail kausalitas. Dalil ini menyatakan bahwa
alam ini tidak bisa mengadakan dirinya sendiri atau memperbaiki dirinya kalau
rusak.
|
Menurut
devi aliran sama seperti aliran asy-ary, akan tetapi aliran ini juga
berpendapat bahwa alam ini tidak bisa memperbaiki dirinya sendiri, dan
perbuatan manusia itu bukan ditentukan oleh Allah melainkan manusia itu sendiri.
|
mantap vro, sunggu berfaedah. lanjutkan dan tingkatkan #jokowi2periode
BalasHapuspembahasannya menyenangkan sekali
BalasHapussangat menginspirasi
BalasHapusok
BalasHapusKeren Gung, menambah pengetahuan
BalasHapusok
BalasHapusKeren
BalasHapusThanks
BalasHapusNice
BalasHapus